PERKUATAN DINDING GESER (SHEAR WALL)


Shear Wall adalah jenis Struktur dinding yang berbentuk Beton bertulang yang biasanya digunakan pada dinding-dinding Lift pada gedung-gedung tinggi,namun demikian Struktur jenis ini bisa juga digunakan pada dinding-dinding yang memerlukan kekakuan dan ketahanan khusus.

Fungsi Shear Wall pada Gedung secara Umum :

  1. Memperkokoh Gedung.
    Dengan struktur dinding Beton bertulang, maka Dinding bukan hanya sebagai penyekat ruangan tetapi berfungsi juga sebagai Struktur Bangunan yang ikut memikul gaya2 beban yang bekerja pada Balok dan kolom sekitarnya.
  2. Meredam Goncangan akibat Gempa.
    Secara Geografis Negara kita pada umumnya dan daratan Flores pada khususnya adalah tempat yang sangat rentan terhadap Gempa, Dengan Dinding sistem Shearwall maka gaya gempa yang terjadi akan direduksi, sehingga mampu mengurangi akibat yang terjadi pada bentuk bangunan yang ada.
  3. Mengurangi Biaya Perawatan Gedung.
    Dengan semakin Kokohnya Gedung yang menggunakan Shearwall, maka kerusakan-kerusakan yang timbul akibat guncangan Gedung akibat Gempa bisa di minimalisir sehingga akan mengurangi biaya perawatan yang seharusnya dikeluarkan apabila gedung tidak menggunakan jenis dinding ini.
  4. Daya Pikul Beban disekitar dinding mampu ditingkatkan.
    Dengan dinding jenis Shearwall maka kemampuan lantai beton diatasnya untuk menerima beban semakin naik, besarnya kekuatan lantai akan berbanding lurus dengan ketebalan shearwall itu sendiri.
  5. Umur Pakai Gedung semakin lama.

Wisata Gunung Kidul


Peta Wisata Gunung kidul

No

Nama Tempat

Lokasi

Koordinat

Deskripsi

1 Pantai Gesing Desa Girikarto, Kecamatan Panggang S8°6’28” E110°28’5″ Kawasan transmigran Ring I, perkampungan nelayan, tersedia warung makan ikan segar dan Masjid.
Pantai Kesirat Desa Girikarto, Kecamatan Panggang S8.097098,E110.435064 keindahan pohon serta sawah, pohon di ujung tebing dengan view laut bebas
2 Pantai Nguyahan Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari S8°7’7″  E 110°30’11” Pantai yang masih alami dan bersih. Berjarak sekitar 200 m dari Pantai Ngobaran.
3 Pantai Ngobaran Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari S8°7’9″   E110°30’16” Pantai yang tidak begitu luas,  terdapat bangunan pura. Setiap tahun diselenggarakan Upacara Melasti umat Hindu.
Pantai Semenanjung biting Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari   Pantai Dengan tebing yang dapat melihat view laut lepas dari atas bukit
4 Pantai Ngrenehan Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari S8°7’16” E110°30’51” Pelabuhan nelayan tradisional, pasar ikan   segar.
Pantai Kayu Arum Desa Kanigoro Kec. Saptosari S8.1295947 E110.5342008 Pantai teluk dengan pasir putih merah muda, dan masih alami
5 Pantai Baron Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari S8°7’54” E110°32’52” Terdapat aliran sungai bawah tanah, TPI, hotel, rumah makan.
6 Pantai Kukup Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari 8°8’1″S   110°33’15″E Terdapat pulau kecil dengan jembatan, gardu pandang, akuarium laut, hotel, rumah makan, terkenal sebagai “Tanah Lot-nya Pulau Jawa“.
7 Pantai Sepanjang Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari S8°8’12”   E110°34’0″ Kawasan konservasi penyu.
8 Pantai Drini Desa Banjarejo, Kecamatan Tanjungsari S8°8’17”  E110°34’40” Pelabuhan nelayan tradisional dan terdapat Pulau Drini.
9 Pantai Krakal Desa Ngestirejo, Kecamatan  Tanjungsari S8°8’43”  E110°35’59” Hamparan pasir putih indah membentang ada berbagai jenis hewan laut di pinggir pantai.
10 Pantai Watu Kodok S8°8’13”  E110°34’27”
11 Pantai Sadranan Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus S8°8’44”  E110°36’16” Pantai berpasir putih, alami, dan indah. Biasa untuk pemotretan Pre Weddingkarena keindahannya.
12 Pantai Sarangan S8°8’50”  E110°35’49”
13 Pantai Slili Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus Berdekatan dengan Pantai Ngandong bahkan menyatu.
14 Pantai Ngandong Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus S8°8’47”  E110°36’20” Wisata bahari, wisatawan bisa mencoba berlayar bersama nelayan, diantar melihat umbul air (air tawar yang keluar dari dasar laut).
15 Pantai Sundak Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus S8°8’49”  E110°36’28” Berpasir putih sebagai Camping Ground, terdapat goa dengan sumber mata air.
16 Pantai Somadeng S8°8’57”  E110°36’35”
17 Pantai Pulang Syawal (Indrayanti Resto-Cafe) Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus (di sebelah Timur Pantai Sundak) S8°9’2″   E110°36’44” Nama aslinya Pantai Pulang Syawal, namun orang menyebutnya Pantai Indrayanti karena terdapat Resto-Cafe Indrayanti.
18 Pantai Watu Lawang S8°9’14”   E110°37’6″
19 Pantai Pok Tunggal Desa Tepus, Kecamatan Tepus S8°9’20”  E110°37’17” Pantai yang masih alami, terdapat pohon Duras yang unik (tumbuh miring) dan menjadi ikon pantai Pok Tunggal.
20 Pantai Seruni S8°9’37” E110°37’55”
21 Pantai Ngetun Desa Puwodadi, Kecamatan Tepus S8°10’14”  E110°39’8″
22 Pantai Timang Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus S8°10’33” E110°39’46” Terdapat Pulau Timang (Watu Panjang/Batu Panjang) yang dapat dijangkau dengan gondola tradisional yang terhubung tali.
23 Pantai Jogan S8°10’49” E110°40’33” Pantai dengan air terjun alami di tebing pantai
24 Pantai Ngelambor S8°10’58” E110°40’43”
25 Pantai Siung Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus. S8°10’58” E110°40’43” Berpasir putih untuk olahraga panjat tebing. Terdapat 250 titik pemanjatan dengan tingkat kesulitan berbeda. Camping Ground.
26 Pantai Wediombo Desa Jepitu, Kecamatan Girisubo. S8°11’4″   E110°42’28” Pantai berbentuk bentangan cukup panjang. Pemancing sering mendapatkan ikan cucut dan ikan panjo di lokasi ini.
27 Pantai Jungwok Desa Jepitu, Kecamatan Girisubo S8°11’53” E110°42’44” Pantai yang masih alami, indah, dan belum  banyak dikunjungi.
28 Pantai Ngulasan S8°11’50” E110°42’53”
29 Pantai Greweng S8°11’52”   E110°43’7″
30 Pantai Sedahan S8°11’52” E110°43’15”
31 Pantai Sadeng Desa Pucung, Kecamatan Girisubo 8°11’31″S 110°47’45″E Pelabuhan nelayan di DIY. Terkenal sebagai Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) bertaraf nasional.
32 Sungai Oya (River Tubing) Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo Petualangan menyusuri Sungai Oya dengan ban, panjang lokasi ± 1 km.
33 Goa Sioyot Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo Petualangan susur goa horizontal. Terdapat stalaktit dan stalakmit yang indah dan banyak kelelawar.
34 Goa Pindul Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo Terletak di Desa Wisata Bejiharjo, fasilitas susur sungai di dalam goa menggunakan ban karet dan baju pelampung.
35 Goa Gelatik Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo Terletak di Desa Wisata Bejiharjo, banyak   kelelawar, untuk memasuki goa harus merunduk/merangkak. Pemandangan menakjubkan di dalam goa berupa stalaktit dan stalakmit yang indah.
36 Goa Langse Desa Giricahyo, Kecamatan  Purwosari

(Dekat Pantai Parangtritis Bantul)

Terkenal sebagai tempat bersemedi, nenepi, bermeditasi. Terdapat mata air yang keluar dari dalam goa.
37 Goa Cerme Desa Giritirto, Kecamatan Purwosari (Berbatasan dengan Desa Selopamioro Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul) Terdapat stalaktit dan stalakmit yang indah, sungai bawah tanah, banyak kelelawar. Menurut cerita, Goa Cerme dulu   digunakan para Walisongo untuk menyebarkan agama Islam di Jawa dan tempat membahas pendirian Masjid Demak.
38 Goa Maria Tritis Desa Giring, Kecamatan Paliyan Wisata untuk ziarah dan beribadah umat Katolik.
39 Goa Bribin Desa Dadapayu, Kecamatan Semanu Tempat proyek pengangkatan air sungai bawah tanah untuk masyarakat sekitar kerjasama dengan Jerman.
40 Goa Kalisuci Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu Susur goa dan sungai, wisata Cave Tubing.
41 Goa Jomblang – Grubug Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu Perpaduan goa vertikal (luweng) dan horisontal. Bisa menikmati pancaran bias sinar  matahari menembus lobang gua yang terkenal dengan sebutan “Cahaya Surga
42 Goa Rancang Kencono Desa Bleberan, Kecamatan Playen Dekat lokasi Air Terjun Sri Gethuk. Terdapat pohon unik yang menembus lobang goa.
43 Goa Jlamprong, Goa Gesing, Goa Sinden Desa Ngeposari, Kecamatan Semanu Terletak di Desa Wisata Mojo yang   terkenal sebagai pusat kerajinan ukir batu putih. Tipe goa horizontal berair.
44 Goa Cokro Desa Umbulrejo, Kecamatan Ponjong Goa vertikal (luweng), kedalaman sekitar 35 meter dari permukaan tanah.
45 Goa Lowo Kecamatan Ponjong Goa Lowo, lowo= kelelawar. Keberadaannya mengkhawatirkan karena penambangan batu kapur.
46 Goa Paesan Desa Tambakromo, Kecamatan Ponjong Goa masih alami dalam pengembangan. Lorong jalan datar dengan pemandangan lepas, stalaktit dan stalakmit indah menakjubkan.
47 Goa Cokakan Desa Beji, Kecamatan Patuk Terletak di Desa Wisata Jelok, dengan pemandangan  khas goa-goa karst Gunungkidul untuk kegiatan susur goa.
48 Desa Wisata Bejiharjo Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo. Terdapat wisata Goa Pindul, suasana alam   pedesaan, tempat pemancingan.
49 Desa Wisata Nglanggeran Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk Terdapat wisata Gunung Api Nglanggeran, suasana alam pedesaan, terdapat aneka kerajinan khas; Camping Ground, cocok untuk outbound dan tracking. Ada pendopo dan home stay.
50 Desa Wisata Bleberan Desa Bleberan, Kecamatan Playen. Ada Air Terjun Sri Gethuk dan   Goa Rancang Kencono.
51 Desa Wisata Mojo Desa Ngeposari, Kecamatan Semanu Pusat kerajinan ornamen batu putih.
52 Desa Wisata Umbulrejo Desa Umbulrejo, Kecamatan Ponjong Ada Dam Beton Indah, tempat pemancingan, warung ikan segar, out bound area, camping ground, susur goa.
53 Desa Wisata Bobung Desa Putat, Kecamatan Patuk Pusat kerajinan topeng, patung, dan batik kayu.
54 Desa Wisata Wonosadi Desa Beji, Kecamatan Ngawen Dekat hutan lindung Wonosadi.
55 Desa Wisata Garotan Desa Bendung, Kecamatn Semin Sentra pembuatan lampu antik dan ornamen lain dari cor logam.
56 Desa Wisata Jelok Desa Beji, Kecamatan Patuk Terkenal sebagai Kampoeng Nusantara, konsep perpaduan desa wisata dan komunitas belajar pendidikan non formal. Alam khas pedesaan, dekat sungai oya, ada jembatan gantung yg artistik. Bisa Dinner on The RiverVenesia-nya Indonesia
57 Kawasan Karst   Pegunungan Sewu Perbatasan Kabupaten Gunungkidul, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Pacitan Bentangan pegunungan karst yang meliputi wilayah Gunungkidul, Pacitan, dan Wonogiri.
58 Lembah Karst   Mulo Desa Mulo, Kecamatan Wonosari Lembah karst memanjang di Desa Mulo.
59 Gunung Api Purba Nglanggeran Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk Terletak di Desa Wisata Nglanggeran, ketinggian antara 200-700 mdpl. Di puncak kita bisa mendokomentasikan diri beraksi “Foto Terbang”
60 Gunung Patuk  atau Bukit Hargodumilah Perbatasan Kabupaten Gunungkidul dan Kabupaten Bantul Bukit pintu gerbang masuk  wilayah Gunungkidul. Jika malam hari, bisa melihat bentangan cahaya lampu seperti kumpulan bintang yang berada di bawah bukit (Piyungan dan sekitarnya). Jika tidak tertutup awan, dapat melihat keindahan pemandangan Gunung Merapi di sisi utara.
61 Gunung Gambar Desa Jurangjero, Kecamatan Ngawen Ketinggan 200m di atar permukaan laut. Dari puncak bisa melihat kindahan Rawa Jombor Klaten dan Waduk Gajah Mungkur Wonogiri. Ada pendopo, cocok untuk camping dan tracking.
62 Gunung Kendil Kecamatan Ponjong Keajaiban alam bisa kita lihat di sini, ada sumber air yang mengalir deras dari bongkahan batu besar/bukit, terdapat kolam renang, Masjid, tempat terapi berbagai penyakit.
63 Hutan Bunder Desa Putat, Kecamatan Patuk Kawasan hutan lindung di pinggir jalan Jogja-Wonosari, terdapat Rest Area Bunder. Cocok untuk Camping Ground.
64 Hutan Wanagama Desa Banaran, Kecamatan Playen Kawasan hutan lindung dan tempat penyulingan kayu putih. Fasilitas: MCK, Mushola, Pendopo, dekat sungai.
65 Hutan Wonosadi Desa Beji, Kecamatan Ngawen Hutan yang kaya dengan pohon-pohon langka dan masih terjaga kelestariannya.
66 Bengawan Solo Purba (Telaga Suling) Desa Songbanyu dan Posung Kecamatan Girisubo Lembah yang diyakini pada jaman dulu sebagai muara sungai Bengawan Solo, ideal untuk tracking atau jelajah wisata.
67 Telaga Jonge Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu Telaga dengan air melimpah dan udara sejuk. Salah satu tempat favorit para pemancing Jogja, Semarang, Kebumen, dan Jawa Timur. Pada waktu tertentu dilaksanakan upacara adat Bersih Telaga Jonge.
68 Telaga Kemuning Desa Bunder, Kecamatan Patuk Ada air terjun Ngeboran, Batu Payung, Hutan Wanagama, ada makanan khas kacang telor. Wisata alam, tracking/jelajah, wisata uji nyali, Camping Ground, jamuan wisatawan.
69 Situs Gambirowati atau Pesanggrahan Gambirowati Desa Girijati, Kecamatan Purwosari. Bagunan periode islam berasal dari abad XVI terletak di Dusun Watugajah, luas 13.200 m2, ketinggan 138 mdpl.
70 Situs Megalitik Sokoliman Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo Peninggalan periode prasejarah di dusun Sokoliman II berupa menhir, fragmen menhir, dan dinding kubur batu.
71 Situs Gunungbang Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo Situs megalitik yang ada di dusun Gunungbang Bejiharjo, peninggalan sejarah berbentuk kubur batu.
72 Pertapaan Kembang Lampir Desa Girisekar, Kecamatan Panggang Dibangun pada periode Islam. Tempat bertapa Ki Ageng Pemanahan pada jamannya.
73 Air Terjun Sri Gethuk Desa Bleberan, Kecamatan Playen Berada di Desa Wisata Bleberan, dekat Sungai Oya, tempat pemancingan, susur sungai dengan perahu/pelampung.
74 Dam Beton Indah dan Bendungan Simo Dam Beton Indah terletak di Desa Umbulrejo. Bendungan Simo terletak di Desa Genjahan, Kecamatan Ponjong.   Outbound Area, terdapat permainan flying fox, tempat pemancingan, warung lesehan menu ikan air tawar segar. Di perjalanan bisa melihat hamparan padi hijau dan subur di atas sawah.
75 Rest Area Bunder Desa Bunder Kecamatan Patuk Tempat peristirahatan sementara (stop over) berbentuk pendopo di dekat Sungai Oya dan hutan lindung. Ada di pinggir jalan raya Jogja-Wonosari, sekitar 30 km dari Yogyakarta. Fasilitas: listrik, MCK, pendopo, parkir luas, tempat   bermain anak, Outbound AreaCamping Ground.
76 Alun-alun Wonosari (Alun-alun Pemda) ~ sore s/d malam hari Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari Wisata kuliner dan wisata keluarga di malam hari, tersedia berbagai kuliner lesehan dan arena bermain anak-anak seperti becak hias, andong, mobil dan motor anak. Tempat peristirahatan sementara wisatawan yang akan ke/dari obyek wisata Gunungkidul untuk sholat di masjid Agung Wonosari. Biasa untuk tempat istirahat sementara komunitas penggemar motor luar daerah yang berwisata pada akhir pekan.

70 Kata-kata Bijak dari Tokoh Terkenal


1. Marah itu gampang. Tapi marah kepada siapa, dengan kadar kemarahan yang pas, pada saat dan tujuan yang tepat, serta dengan cara yang benar itu yang sulit. (Aristoteles)

2. Kesakitan membuat Anda berpikir. Pikiran membuat Anda bijaksana. Kebijaksanaan membuat kita bisa bertahan dalam hidup. (John Pattrick).

3. Jangan pernah melupakan apa pun yang dikatakan seseorang ketika ia marah, karena akan seperti itu pulalah perlakuannya pada Anda. (Henry Ward Beecher)

4. Keberhasilan adalah kemampuan untuk melewati dan mengatasi dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa kehilangan semangat. (Winston Chuchill)

5. Bakat terbentuk dalam gelombang kesunyian, watak terbentuk dalam riak besar kehidupan. (Goethe)

6. Secara teoritis saya meyakini hidup harus dinikmati, tapi kenyataannya justru sebaliknya – Karena tak semuanya mudah dinikmati. (Charles Lamb)

7. Orang yang menginginkan impiannya menjadi kenyataan, harus menjaga diri agar tidak tertidur. (Richard Wheeler)

8. Bila Anda ingin bahagia, buatlah tujuan yang bisa mengendalikan pikiran, melepaskan tenaga, serta mengilhami harapan Anda, (Andrew Carnegie).

9. Kita hanya berfikir ketika kita terbentur pada suatu masalah. (John Dewey)

10.Kesalahan orang lain terletak pada mata kita, tetapi kesalahan kita sendiri terletak di punggung kita. (Ruchert)

11.Yang baik bagi orang lain adalah selalu yang betul-betul membahagiakannya. (Aristoteles)

12.Semua yang riil bersifat rasional dan semua yang rasional bersifat riil. (Hegel)

13.Sebelum menolong orang lain, saya harus dapat menolong diri sendiri. Sebelum menguatkan orang lain, saya harus bisa menguatkan diri sendiri dahulu. (Petrus Claver)

14.Lebih baik bertempur dan kalah daripada tidak pernah bertempur sama sekali. (Arthur Hugh Clough)

15.Hidup adalah lelucon yang baru saja dimulai. (W.S. Gilbert)

16.Orang yang bisa menggunakan dan menyimpan uang adalah orang yang paling bahagia, karena ia memiliki kedua kesenangan. (Samuel Johnson)

17.Kebijaksanaan tidak pernah berbohong. (Homer)

18.Tuhan sering mengunjungi kita, tetapi kebanyakan kita sedang tidak ada di rumah. (Joseph Roux)

19.Seorang pendengar yang baik mencoba memahami sepenuhnya apa yang dikatakan orang lain. Pada akhirnya mungkin saja ia sangat tidak setuju, tetapi sebelum ia tidak setuju, ia ingin tahu
dulu dengan tepat apa yang tidak disetujuinya. (Kenneth A. Wells)

20.Seorang pria sudah setengah jatuh cinta kepada wanita yang mau mendengarkan omongannya dengan penuh perhatian. (Brenden Francis)

21.Kebahagian hidup yang sebenarnya adalah hidup dengan rendah hati. (W.M. Thancheray)

22.3×25 Watt ≠ 75 Watt
Sebuah bola lampu berukuran 75 watt kelihatan bersinar lebih terang dibandingkan dengan tiga buah bola lampu 25 Watt yang dinyalakan bersamaan.

23.Dari semua hal, pengetahuan adalah yang paling baik, karena tidak kena tanggung jawab maupun tidak dapat dicuri, karena tidak dapat dibeli, dan tidak dapat dihancurkan. (Hitopadesa)

24.Bila orang mulai dengan kepastian, dia akan berakhir dengan keraguan. Jika orang mulai dengan keraguan, dia akan berakhir dengan kepastian. (Francis Bacon)

25.Cuma sedikit orang yang menginginkan kebebasan, kebanyakan hanya menginginkan seorang tuan yang adil. (Gaius Sallatus Crispus)

26.Tak diinginkan, tak dicintai, tidak diperhatikan, dilupakan orang, itu merupakan derita kelaparan yang hebat, kemiskinan yang lebih besar daripada orang yang tak bisa makan. Kita harus saling merasakan hal itu. (Ibu Teresa)

27.Pengalaman bukan saja yang telah terjadi pada diri Anda. Melainkan apa yang Anda lakukan dengan kejadian yang Anda alami. (Aldous Huxley)

28.Dunia adalah komedi bagi mereka yan memikirkannya, atau tragedi bagi mereka yang merasakannya. (Harace Walpole)

29.Saya percaya kata managing berarti memegang burung dara di kepalan tangan. Kalau terlalu kencang ia akan mati. Tapi bila terlalu kendur, bisa terlepas. (Tommy Lasorda)

30 Sejarah manusia merupakan tanah pemakaman dari kebudayaan-kebudayaan yang tinggi, yang rontok karena mereka tidak mampu melakukan reaksi sukarela yang terencana dan rasional untuk menghadapi tantangan. (Erich Fromm)

31.Kemajuan merupakan kata yang merdu. Tetapi perubahanlah penggeraknya dan perubahan mempunyai banyak musuh. (Robert F. Kennedy)

32.Kita mengajarkan disiplin untuk giat, untuk bekerja, untuk kebaikan, bukan agar anak-anak menjadi loyo, pasif, atau penurut. (Maria Montessori)

33.Tugas dan pendidikan ialah mengusahakan agar anak tidak mempunyai anggapan keliru bahwa kebaikan sama dengan bersikap loyo dan kejahatan sama dengan bersikap giat. (Maria Montessori)

34.Kemampuan menertibkan keinginan merupakan latar belakang dari watak. (John Locke 1632-1704)

35.Kebahagian dari setiap negara lebih bergantung pada watak penduduknya daripada bentuk pemerintahannya. (Thomas Chandler Haliburton 1796-1865)

36.Menyikat lantai dan mencuci pispot sama mulianya seperti menjadi presiden. (Richard M. Nixon)

37.Jangan pernah membanting pintu, siapa tau kita harus kembali. (Don Herold)

38.Diplomat ialah orang yang selalu ingat pada ulang tahun seorang wanita tetapi tidak pernah ingat berapa umur wanita itu. (Robert Frost)

39.Orang yang paling tidak bahagia ialah mereka yang yang paling takut pada perubahan. (Mignon McLaughlin)

40.Kalau manusia berangsur menjadi tua, umumnya ia cendrung menetang perubahan, terutama perubahan ke arah perbaikan. (John Steinbeck)

41.Selama hidup saya yang sudah 87 tahun ini, saya telah menyaksikan serentetan revolusi teknologi. Tetapi tidak satu pun diantaranya yang tidak membutuhkan watak yang baik atau kemampuan untuk berfikir. (Bernard M. Baruch)

42.Pendidikan mempunyai akar yang pahit, tapi buahnya manis. (Aristoteles)

43.Pendidikan mengembangkan kemampuan, tetapi tidak menciptakannya. (Voltaire)

44.Pendidikan yang baik tidak menjamin pembentukan watak yang baik. (Fonttenelle)

45.Setelah makan, pendidikan merupakan kebutuhan utama rakyat. (Danton)

46.Kerendahan hati disukai orang-orang terkenal. Namun orang yang bukan apa-apa sulit untuk rendah hati. (Paul Valěry)

47.Emansipasi merupakan seni untuk berdiri di atas kaki sendiri namun dipeluk tangan orang lain. (Alex Winter)

48.Sebelum menikah saya mempunyai enam teori tentang bagaimana mendidik anak. Kini saya mempunyai enam anak dan tidak mempunyai teori. (John Wilmot, Earl of Rochester 1647-1680)

49.Kebahagiaan itu seperti batu arang, ia diperoleh sebagai produk sampingan dalam proses pembuatan sesuatu. (Aldous Huxley)

50.Dari pesawat terbang yang saya cintai, saya melihat ilmu pengetahuan yang saya puja memusnahkan kebudayaan, padahal saya mengharapkan mereka dimanfaatkan untuk kebudayaan. (Charles A. Lindbergh, Jr.)

51.Harapan adalah tiang yang menyangga dunia. (Pliny the Elder)

52.Alat penghemat kerja yang paling populer sampai saat ini masih tetap suami yang berada. (Joey Adams)

53.Seorang arkeolog merupakan suami yang terbaik yang bisa diperoleh wanita; makin tua si istri, makin besar minat suami terhadapnya. (Agatha Cristie)

54.Saya lebih suka lamunan untuk masa akan datang daripada sejarah masa lalu. (Thomas Jefferson 1743-1826)

55.Jangan memberi nasehat kalau tidak diminta. (Erasmus)

56.Manusia mudah dibohongi oleh orang yang dicintainya. (Molire)

57.Sebelum menulis, belajarlah berpikir dulu. (Boileau)

58.Orang yang berjiwa cukupan, merasa bisa menulis dengan hebat. Orang yang berjiwa besar merasa bisa menulis cukupan. (La Bruyère)

59.Kemenangan yang paling indah adalah bisa menaklukkan hati sendiri. (La Fontaine)

60.Tidak ada yang selembut dan sekeras hati. (G.C. Lichtenberg)

61.Lebih baik mengerti sedikit daripada salah mengerti. (A. France)

62.Orang memerlukan dua tahun untuk berbicara, tetapi limapuluh tahun untuk belajar tutup mulut. (Ernest Hemingway)

63.Penulis buku jarang intelektual. Intelektual ialah mereka yan berbicara tentang buku yang ditulis orang lain. (Françoise Sagan)

64.Orang yang mencemarkan udara dengan pabriknya dan anak ghetto yang memecahkan kaca etalase toko menunjukkan hal yang sama. Mereka tidak peduli pada orang lain. (Dhaniel Patrick Moynihan)

65.Mereka yang bermimpi di siang hari akan lebih menyadari bahaya yang luput dari penglihatan mereka yang mimpi di malam hari. (Edgar Allen Poe)

66.”Mulai” adalah kata yang penuh kekuatan. Cara terbaik untuk menyelesaikan sesuatu adalah, “mulai”.Tapi juga mengherankan, pekerjaan apa yang dapat kita selesaikan kalau kita hanya memulainya. (Clifford Warren)

67.Saya tak hanya menggunakan semua kecerdasan yang dimiliki otak melainkan juga yang dapat saya pinjam. (Woodrow Wilson)

68.Yang kalah adalah wujud hukuman atas kegagalan. Pemenang adalah penghargaan atas kesuksesannya. (Bob Gilbert)

69.Bila Anda mengatakan apa yang Anda pikirkan, jangan harap hanya mendengar apa yang Anda sukai. (Malcom S. Forbes)

70.Kesulitan itu ibarat seorang bayi. Hanya bisa berkembang dengan cara merawatnya. (Douglas Jerrold)

 

Sumber : http://harunjaya33.wordpress.com/2011/11/25/70-kata-kata-bijak-dari-tokoh-terkenal/#more-1888

Ramalan Jayabaya


Besuk yen wis ana kreta tanpa jaran — Kelak jika sudah ada kereta tanpa kuda.
Tanah Jawa kalungan wesi — Pulau Jawa berkalung besi.
Prahu mlaku ing dhuwur awang-awang — Perahu berjalan di angkasa.
Kali ilang kedhunge — Sungai kehilangan mata air.
Pasar ilang kumandhang — Pasar kehilangan suara.
Iku tandha yen tekane zaman Jayabaya wis cedhak — Itulah pertanda zaman Jayabaya telah mendekat.
Bumi saya suwe saya mengkeret — Bumi semakin lama semakin mengerut.
Sekilan bumi dipajeki — Sejengkal tanah dikenai pajak.
Jaran doyan mangan sambel — Kuda suka makan sambal.
Wong wadon nganggo pakeyan lanang — Orang perempuan berpakaian lelaki.
Iku tandhane yen wong bakal nemoni wolak-waliking zaman— Itu pertanda orang akan mengalami zaman berbolak-balik
Akeh janji ora ditetepi — Banyak janji tidak ditepati.
keh wong wani nglanggar sumpahe dhewe— Banyak orang berani melanggar sumpah sendiri.
Manungsa padha seneng nyalah— Orang-orang saling lempar kesalahan.
Ora ngendahake hukum Hyang Widhi— Tak peduli akan hukum Hyang Widhi.
Barang jahat diangkat-angkat— Yang jahat dijunjung-junjung.
Barang suci dibenci— Yang suci (justru) dibenci.
Akeh manungsa mung ngutamakke dhuwit— Banyak orang hanya mementingkan uang.
Lali kamanungsan— Lupa jati kemanusiaan.
Lali kabecikan— Lupa hikmah kebaikan.
Lali sanak lali kadang— Lupa sanak lupa saudara.
Akeh bapa lali anak— Banyak ayah lupa anak.
Akeh anak wani nglawan ibu— Banyak anak berani melawan ibu.
Nantang bapa— Menantang ayah.
Sedulur padha cidra— Saudara dan saudara saling khianat.
Kulawarga padha curiga— Keluarga saling curiga.
Kanca dadi mungsuh — Kawan menjadi lawan.
Akeh manungsa lali asale — Banyak orang lupa asal-usul.
Ukuman Ratu ora adil — Hukuman Raja tidak adil
Akeh pangkat sing jahat lan ganjil— Banyak pejabat jahat dan ganjil
Akeh kelakuan sing ganjil — Banyak ulah-tabiat ganjil
Wong apik-apik padha kapencil — Orang yang baik justru tersisih.
Akeh wong nyambut gawe apik-apik padha krasa isin — Banyak orang kerja halal justru merasa malu.
Luwih utama ngapusi — Lebih mengutamakan menipu.
Wegah nyambut gawe — Malas untuk bekerja.
Kepingin urip mewah — Inginnya hidup mewah.
Ngumbar nafsu angkara murka, nggedhekake duraka — Melepas nafsu angkara murka, memupuk durhaka.
Wong bener thenger-thenger — Orang (yang) benar termangu-mangu.
Wong salah bungah — Orang (yang) salah gembira ria.
Wong apik ditampik-tampik— Orang (yang) baik ditolak ditampik (diping-pong).
Wong jahat munggah pangkat— Orang (yang) jahat naik pangkat.
Wong agung kasinggung— Orang (yang) mulia dilecehkan
Wong ala kapuja— Orang (yang) jahat dipuji-puji.
Wong wadon ilang kawirangane— perempuan hilang malu.
Wong lanang ilang kaprawirane— Laki-laki hilang jiwa kepemimpinan.
Akeh wong lanang ora duwe bojo— Banyak laki-laki tak mau beristri.
Akeh wong wadon ora setya marang bojone— Banyak perempuan ingkar pada suami.
Akeh ibu padha ngedol anake— Banyak ibu menjual anak.
Akeh wong wadon ngedol awake— Banyak perempuan menjual diri.
Akeh wong ijol bebojo— Banyak orang gonta-ganti pasangan.
Wong wadon nunggang jaran— Perempuan menunggang kuda.
Wong lanang linggih plangki— Laki-laki naik tandu.
Randha seuang loro— Dua janda harga seuang (Red.: seuang = 8,5 sen).
Prawan seaga lima— Lima perawan lima picis.
Dhudha pincang laku sembilan uang— Duda pincang laku sembilan uang.
Akeh wong ngedol ngelmu— Banyak orang berdagang ilmu.
Akeh wong ngaku-aku— Banyak orang mengaku diri.
Njabane putih njerone dhadhu— Di luar putih di dalam jingga.
Ngakune suci, nanging sucine palsu— Mengaku suci, tapi palsu belaka.
Akeh bujuk akeh lojo— Banyak tipu banyak muslihat.
Akeh udan salah mangsa— Banyak hujan salah musim.
Akeh prawan tuwa— Banyak perawan tua.
Akeh randha nglairake anak— Banyak janda melahirkan bayi.
Akeh jabang bayi lahir nggoleki bapakne— Banyak anak lahir mencari bapaknya.
Agama akeh sing nantang— Agama banyak ditentang.
Prikamanungsan saya ilang— Perikemanusiaan semakin hilang.
Omah suci dibenci— Rumah suci dijauhi.
Omah ala saya dipuja— Rumah maksiat makin dipuja.
Wong wadon lacur ing ngendi-endi— Perempuan lacur dimana-mana.
Akeh laknat— Banyak kutukan
Akeh pengkianat— Banyak pengkhianat.
Anak mangan bapak—Anak makan bapak.
Sedulur mangan sedulur—Saudara makan saudara.
Kanca dadi mungsuh—Kawan menjadi lawan.
Guru disatru—Guru dimusuhi.
Tangga padha curiga—Tetangga saling curiga.
Kana-kene saya angkara murka — Angkara murka semakin menjadi-jadi.
Sing weruh kebubuhan—Barangsiapa tahu terkena beban.
Sing ora weruh ketutuh—Sedang yang tak tahu disalahkan.
Besuk yen ana peperangan—Kelak jika terjadi perang.
Teka saka wetan, kulon, kidul lan lor—Datang dari timur, barat, selatan, dan utara.
Akeh wong becik saya sengsara— Banyak orang baik makin sengsara.
Wong jahat saya seneng— Sedang yang jahat makin bahagia.
Wektu iku akeh dhandhang diunekake kuntul— Ketika itu burung gagak dibilang bangau.
Wong salah dianggep bener—Orang salah dipandang benar.
Pengkhianat nikmat—Pengkhianat nikmat.
Durjana saya sempurna— Durjana semakin sempurna.
Wong jahat munggah pangkat— Orang jahat naik pangkat.
Wong lugu kebelenggu— Orang yang lugu dibelenggu.
Wong mulya dikunjara— Orang yang mulia dipenjara.
Sing curang garang— Yang curang berkuasa.
Sing jujur kojur— Yang jujur sengsara.
Pedagang akeh sing keplarang— Pedagang banyak yang tenggelam.
Wong main akeh sing ndadi—Penjudi banyak merajalela.
Akeh barang haram—Banyak barang haram.
Akeh anak haram—Banyak anak haram.
Wong wadon nglamar wong lanang—Perempuan melamar laki-laki.
Wong lanang ngasorake drajate dhewe—Laki-laki memperhina derajat sendiri.
Akeh barang-barang mlebu luang—Banyak barang terbuang-buang.
Akeh wong kaliren lan wuda—Banyak orang lapar dan telanjang.
Wong tuku ngglenik sing dodol—Pembeli membujuk penjual.
Sing dodol akal okol—Si penjual bermain siasat.
Wong golek pangan kaya gabah diinteri—Mencari rizki ibarat gabah ditampi.
Sing kebat kliwat—Yang tangkas lepas.
Sing telah sambat—Yang terlanjur menggerutu.
Sing gedhe kesasar—Yang besar tersasar.
Sing cilik kepleset—Yang kecil terpeleset.
Sing anggak ketunggak—Yang congkak terbentur.
Sing wedi mati—Yang takut mati.
Sing nekat mbrekat—Yang nekat mendapat berkat.
Sing jerih ketindhih—Yang hati kecil tertindih
Sing ngawur makmur—Yang ngawur makmur
Sing ngati-ati ngrintih—Yang berhati-hati merintih.
Sing ngedan keduman—Yang main gila menerima bagian.
Sing waras nggagas—Yang sehat pikiran berpikir.
Wong tani ditaleni—Orang (yang) bertani diikat.
Wong dora ura-ura—Orang (yang) bohong berdendang.
Ratu ora netepi janji, musna panguwasane—Raja ingkar janji, hilang wibawanya.
Bupati dadi rakyat—Pegawai tinggi menjadi rakyat.
Wong cilik dadi priyayi—Rakyat kecil jadi priyayi.
Sing mendele dadi gedhe—Yang curang jadi besar.
Sing jujur kojur—Yang jujur celaka.
Akeh omah ing ndhuwur jaran—Banyak rumah di punggung kuda.
Wong mangan wong—Orang makan sesamanya.
Anak lali bapak—Anak lupa bapa.
Wong tuwa lali tuwane—Orang tua lupa ketuaan mereka.
Pedagang adol barang saya laris—Jualan pedagang semakin laris.
Bandhane saya ludhes—Namun harta mereka makin habis.
Akeh wong mati kaliren ing sisihe pangan—Banyak orang mati lapar di samping makanan.
Akeh wong nyekel bandha nanging uripe sangsara—Banyak orang berharta tapi hidup sengsara.
Sing edan bisa dandan—Yang gila bisa bersolek.
Sing bengkong bisa nggalang gedhong—Si bengkok membangun mahligai.
Wong waras lan adil uripe nggrantes lan kepencil—Yang waras dan adil hidup merana dan tersisih.
Ana peperangan ing njero—Terjadi perang di dalam.
Timbul amarga para pangkat akeh sing padha salah paham—Terjadi karena para pembesar banyak salah faham.
Durjana saya ngambra-ambra—Kejahatan makin merajalela.
Penjahat saya tambah—Penjahat makin banyak.
Wong apik saya sengsara—Yang baik makin sengsara.
Akeh wong mati jalaran saka peperangan—Banyak orang mati karena perang.
Kebingungan lan kobongan—Karena bingung dan kebakaran.
Wong bener saya thenger-thenger—Si benar makin tertegun.
Wong salah saya bungah-bungah—Si salah makin sorak sorai.
Akeh bandha musna ora karuan lungane—Banyak harta hilang entah ke mana
Akeh pangkat lan drajat pada minggat ora karuan sababe—Banyak pangkat dan derajat lenyap entah mengapa.
Akeh barang-barang haram, akeh bocah haram—Banyak barang haram, banyak anak haram.
Bejane sing lali, bejane sing eling—Beruntunglah si lupa, beruntunglah si sadar.
Nanging sauntung-untunge sing lali—Tapi betapapun beruntung si lupa.
Isih untung sing waspada—Masih lebih beruntung si waspada.
Angkara murka saya ndadi—Angkara murka semakin menjadi.
Kana-kene saya bingung—Di sana-sini makin bingung.
Pedagang akeh alangane—Pedagang banyak rintangan.
Akeh buruh nantang juragan—Banyak buruh melawan majikan.
Juragan dadi umpan—Majikan menjadi umpan.
Sing suwarane seru oleh pengaruh—Yang bersuara tinggi mendapat pengaruh.
Wong pinter diingar-ingar—Si pandai direcoki.
Wong ala diuja—Si jahat dimanjakan.
Wong ngerti mangan ati—Orang yang mengerti makan hati.
Bandha dadi memala—Hartabenda menjadi penyakit
Pangkat dadi pemikat—Pangkat menjadi pemukau.
Sing sawenang-wenang rumangsa menang — Yang sewenang-wenang merasa menang
Sing ngalah rumangsa kabeh salah—Yang mengalah merasa serba salah.
Ana Bupati saka wong sing asor imane—Ada raja berasal orang beriman rendah.
Patihe kepala judhi—Maha menterinya benggol judi.
Wong sing atine suci dibenci—Yang berhati suci dibenci.
Wong sing jahat lan pinter jilat saya derajat—Yang jahat dan pandai menjilat makin kuasa.
Pemerasan saya ndadra—Pemerasan merajalela.
Maling lungguh wetenge mblenduk — Pencuri duduk berperut gendut.
Pitik angrem saduwure pikulan—Ayam mengeram di atas pikulan.
Maling wani nantang sing duwe omah—Pencuri menantang si empunya rumah.
Begal pada ndhugal—Penyamun semakin kurang ajar.
Rampok padha keplok-keplok—Perampok semua bersorak-sorai.
Wong momong mitenah sing diemong—Si pengasuh memfitnah yang diasuh
Wong jaga nyolong sing dijaga—Si penjaga mencuri yang dijaga.
Wong njamin njaluk dijamin—Si penjamin minta dijamin.
Akeh wong mendem donga—Banyak orang mabuk doa.
Kana-kene rebutan unggul—Di mana-mana berebut menang.
Angkara murka ngombro-ombro—Angkara murka menjadi-jadi.
Agama ditantang—Agama ditantang.
Akeh wong angkara murka—Banyak orang angkara murka.
Nggedhekake duraka—Membesar-besarkan durhaka.
Ukum agama dilanggar—Hukum agama dilanggar.
Prikamanungsan di-iles-iles—Perikemanusiaan diinjak-injak.
Kasusilan ditinggal—Tata susila diabaikan.
Akeh wong edan, jahat lan kelangan akal budi—Banyak orang gila, jahat dan hilang akal budi.
Wong cilik akeh sing kepencil—Rakyat kecil banyak tersingkir.
Amarga dadi korbane si jahat sing jajil—Karena menjadi kurban si jahat si laknat.
Banjur ana Ratu duwe pengaruh lan duwe prajurit—Lalu datang Raja berpengaruh dan berprajurit.
Lan duwe prajurit—Dan punya prajurit.
Negarane ambane saprawolon—Lebar negeri seperdelapan dunia.
Tukang mangan suap saya ndadra—Pemakan suap semakin merajalela.
Wong jahat ditampa—Orang jahat diterima.
Wong suci dibenci—Orang suci dibenci.
Timah dianggep perak—Timah dianggap perak.
Emas diarani tembaga—Emas dibilang tembaga
Dandang dikandakake kuntul—Gagak disebut bangau.
Wong dosa sentosa—Orang berdosa sentosa.
Wong cilik disalahake—Rakyat jelata dipersalahkan.
Wong nganggur kesungkur—Si penganggur tersungkur.
Wong sregep krungkep—Si tekun terjerembab.
Wong nyengit kesengit—Orang busuk hati dibenci.
Buruh mangluh—Buruh menangis.
Wong sugih krasa wedi—Orang kaya ketakutan.
Wong wedi dadi priyayi—Orang takut jadi priyayi.
Senenge wong jahat—Berbahagialah si jahat.
Susahe wong cilik—Bersusahlah rakyat kecil.
Akeh wong dakwa dinakwa—Banyak orang saling tuduh.
Tindake manungsa saya kuciwa—Ulah manusia semakin tercela.
Ratu karo Ratu pada rembugan negara endi sing dipilih lan disenengi—Para raja berunding negeri mana yang dipilih dan disukai.
Wong Jawa kari separo—Orang Jawa tinggal setengah.
Landa-Cina kari sejodho — Belanda-Cina tinggal sepasang.
Akeh wong ijir, akeh wong cethil—Banyak orang kikir, banyak orang bakhil.
Sing eman ora keduman—Si hemat tidak mendapat bagian.
Sing keduman ora eman—Yang mendapat bagian tidak berhemat.
Akeh wong mbambung—Banyak orang berulah dungu.
Akeh wong limbung—Banyak orang limbung.
Selot-selote mbesuk wolak-waliking zaman teka—Lambat-laun datanglah kelak terbaliknya zaman.

 

Sumber : http://harunjaya33.wordpress.com/2011/08/08/ramalan-jayabaya/#more-1554

Tips Menghadapi Gempa Bumi


  • Bila berada didalam rumah:

Jangan panik dan jangan berlari keluar, berlindunglah dibawah meja atau tempat tidur.
Bila tidak ada, lindungilah kepala dengan bantal atau benda lainnya.
Jauhi rak buku, almari dan jendela kaca.
Hati-hati terhadap langit-langit yang mungkin runtuh, benda-benda yang tergantung di dinding dsb.

  • Bila berada di luar ruangan:

Jauhi bangunan tinggi, dinding, tebing terjal, pusat listrik dan tiang listrik, papan reklame, pohon yang tinggi, dsb.
Usahakan dapat mencapai daerah yang terbuka.
Jauhi rak-rak dan jendela kaca.

  • Bila berada di dalam ruangan umum:

Jangan panik dan jangan berlari keluar karena kemungkinan dipenuhi orang.
Jauhi benda-benda yang mudah tergelincir seperti rak, almari dan jendela kaca dsb.

  • Bila sedang mengendarai kendaraan:

Segera hentikan di tempat yang terbuka.
Jangan berhenti di atas jembatan atau dibawah jembatan layang/jembatan penyeberangan.

  • Bila sedang berada di pusat perbelanjaan, bioskop, dan lantai dasar mall:

Jangan menyebabkan kepanikan atau korban dari kepanikan
Ikuti semua petunjuk dari pegawai atau satpam

  • Bila sedang berada di dalam lift:

Jangan menggunakan lift saat terjadi gempabumi atau kebakaran. Lebih baik menggunakan tangga darurat
Jika anda merasakan getaran gempabumi saat berada di dalam lift, maka tekanlah semua tombol
Ketika lift berhenti, keluarlah, lihat keamanannya dan mengungsilah
Jika anda terjebak dalam lift, hubungi manajer gedung dengan menggunakan interphone jika tersedia

  • Bila sedang berada di dalam kereta api:

Berpeganganlah dengan erat pada tiang sehingga anda tidak akan terjatuh seandainya kereta dihentikan secara mendadak
Bersikap tenanglah mengikuti penjelasan dari petugas kereta
Salah mengerti terhadap informasi petugas kereta atau stasiun akan mengakibatkan kepanikan

  • Bila sedang berada di gunung/pantai:

Ada kemungkinan lonsor terjadi dari atas gunung. Menjauhlah langsung ke tempat aman.
Di pesisir pantai, bahayanya datang dari tsunami. Jika anda merasakan getaran dan tanda-tanda tsunami tampak, cepatlah mengungsi ke dataran yang tinggi.

  • Beri pertolongan:

Sudah dapat diramalkan bahwa banyak orang akan cedera saat terjadi gempabumi besar. Karena petugas kesehatan dari rumah-rumah sakit akan mengalami kesulitan datang ke tempat kejadian maka bersiaplah memberikan pertolongan pertama kepada orang-orang berada di sekitar anda.

  • Evakuasi:

Tempat-tempat pengungsian biasanya telah diatur oleh pemerintah daerah. Pengungsian perlu dilakukan jika kebakaran meluas akibat gempabumi. Pada prinsipnya, evakuasi dilakukan dengan berjalan kaki dibawah kawalan petugas polisi atau instansi pemerintah. * * * Bawalah barang-barang secukupnya.

  • Dengarkan informasi:

Saat gempabumi besar terjadi, masyarakat terpukul kejiwaannya. Untuk mencegah kepanikan, penting sekali setiap orang bersikap tenang dan bertindaklah sesuai dengan informasi yang benar. Anda dapat memperoleh informasi yang benar dari pihak berwenang, polisi, atau petugas PMK. Jangan bertindak karena informasi orang yang tidak jelas.

Sumber : http://harunjaya33.wordpress.com/2011/07/26/tips-menghadapi-gempa-bumi/#more-1049

Waspadai 4 Tanda Ciri Akan Terjadi Gempa Bumi !


Gempa bumi yang terjadi memang menakutkan, namun hal ini tidak bisa dihindari mengingat Indonesia termasuk negara yang rawan akan gempa.

Untuk itu, mempelajari dan mewaspadai ciri-ciri yang biasanya terjadi sebelum gempa adalah hal yang bijaksana.

Ada beberapa ciri-ciri yang dapat terlihat jika akan terjadi gempa bumi. Beberapa ciri-ciri tersebut antara lain:

1. Lihat ke langit

kalau di langit ada awan yang berbentuk seperti angin tornado/seperti pohon/seperti batang, bentuknya berdiri, itu adalah awan gempa yang biasanya muncul sebelum gempa terjadi.
Awan yang berbentuk aneh itu terjadi karena adanya gelombang elektromagnetis berkekuatan hebat dari dasar bumi, sehingga gelombang elektromagnetis tersebut ‘menghisap’ daya listrik di awan, oleh karena itu bentuk awannya jadi seperti tersedot ke bawah.
Gelombang elektromagnetis berkekuatan besar itu sendiri terjadi akibat adanya patahan atau pergeseran lempeng bumi. Tapi kemunculan awan gempa seperti itu di langit tidak selalu berarti akan ada gempa. Bisa saja memang bentuknya seperti itu.

2. Coba diuji medan elektromagnetis di dalam rumah:

Cek siaran TV, apakah ada suara brebet-brebet ataukah tidak
Jika terdapat mesin fax, cek apakah lampunya blinking biarpun lagi tidak transmit data
Coba minta orang lain mengirim fax ke kita, cek apakah teksnya yang diterima berantakan atau tidak
Coba matikan aliran listrik. Cek apakah lampu neon tetap menyala redup/remang-remang biarpun tak ada arus listrik
Kalo tiba-tiba TV brebet-brebet, lampu fax blinking, padahal sedang tidak transmitting, teks yang kita terima berantakan dan neon tetap menyala biarpun tidak ada arus listrik, itu berarti memang sedang ada gelombang elektromagnetis luar biasa yang sedang terjadi tapi kasat mata dan tidak dapat dirasakan oleh manusia.

3.Perhatikan hewan-hewan

Cek apakah hewan-hewan seperti “menghilang”, lari atau bertingkah laku aneh/gelisah. Insting hewan biasanya tajam dan hewan bisa merasakan gelombang elektromagnetis.

4.Air tanah

Lihat juga apakah air tanah tiba-tiba menjadi surut tidak seperti biasanya.

Jika empat tanda ini ada atau terlihat dalam waktu bersamaan, segeralah bersiap-siap untuk evakuasi. Empat tanda tersebut kemungkinan besar menunjukkan memang akan ada gempa berkekuatan besar.

Walaupun demikian, adanya awan gempa yang bentuknya aneh itu, tetap tidak bisa memastikan kapan gempa terjadi.

Oleh karena itu jangan tunggu-tunggu lagi, sebisa mungkin langsung melakukan tindakan penyelamatan diri untuk menghindari hal-hal yang paling buruk.

Kalau skala gempanya besar dan episentrumnya terletak di laut, kita harus selalu aware akan datangnya gelombang tsunami. Tingginya gelombang bisa puluhan meter, bisa juga hanya dua meter. Tapi biarpun hanya dua meter, gelombangnya tidak main-main. Kekuatannya dahsyat (seperti tidak ada habisnya) dan tekanannya bisa mencapai 190 kilogram.

Beberapa tanda akan terjadi gelombang tsunami adalah laut tiba-tiba menyurut dan burung-burung laut terbang dengan kecepatan tinggi ke arah darata

Sumber : http://harunjaya33.wordpress.com/2011/06/23/waspadai-4-tanda-ciri-akan-terjadi-gempa-bumi/#more-161

Tipe Gempa Bumi


  • Gempa bumi vulkanik ( Gunung Api ) :

Gempa bumi ini terjadi akibat adanya aktivitas magma, yang biasa terjadi sebelum gunung api meletus. Apabila keaktifannya semakin tinggi maka akan menyebabkan timbulnya ledakan yang juga akan menimbulkan terjadinya gempabumi. Gempa bumi tersebut hanya terasa di sekitar gunung api tersebut.

Gempa bumi tektonik :

Gempa bumi ini disebabkan oleh adanya aktivitas tektonik, yaitu pergeseran lempeng lempeng tektonik secara mendadak yang mempunyai kekuatan dari yang sangat kecil hingga yang sangat besar. Gempabumi ini banyak menimbulkan kerusakan atau bencana alam di bumi, getaran gempa bumi yang kuat mampu menjalar keseluruh bagian bumi. Gempa bumi tektonik disebabkan oleh perlepasan (tenaga) yang terjadi karena pergeseran lempengan plat tektonik seperti layaknya gelang karet ditarik dan dilepaskan dengan tiba-tiba. Tenaga yang dihasilkan oleh tekanan antara batuan dikenal sebagai kecacatan tektonik.

Teori dari tectonic plate (lempeng tektonik) menjelaskan bahwa bumi terdiri dari beberapa lapisan batuan, sebagian besar area dari lapisan kerak itu akan hanyut dan mengapung di lapisan seperti salju. Lapisan tersebut begerak perlahan sehingga berpecah-pecah dan bertabrakan satu sama lainnya. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya gempa tektonik.

Peta penyebarannya mengikuti pola dan aturan yang khusus dan menyempit, yakni mengikuti pola-pola pertemuan lempeng-lempeng tektonik yang menyusun kerak bumi. Dalam ilmu kebumian (geologi), kerangka teoretis tektonik lempeng merupakan postulat untuk menjelaskan fenomena gempa bumi tektonik yang melanda hampir seluruh kawasan, yang berdekatan dengan batas pertemuan lempeng tektonik. Contoh gempa vulkanik ialah seperti yang terjadi di Yogyakarta, Indonesia pada Sabtu, 27 Mei 2006 dini hari, pukul 05.54 WIB,

  • Gempa bumi tumbukan :

Gempa bumi ini diakibatkan oleh tumbukan meteor atau asteroid yang jatuh ke bumi, jenis gempa bumi ini jarang terjadi

  • Gempa bumi runtuhan :

Gempa bumi ini biasanya terjadi pada daerah kapur ataupun pada daerah pertambangan, gempabumi ini jarang terjadi dan bersifat lokal.

  • Gempa bumi buatan :

Gempa bumi buatan adalah gempa bumi yang disebabkan oleh aktivitas dari manusia, seperti peledakan dinamit, nuklir atau palu yang dipukulkan ke permukaan bumi.

  • Penyebab terjadinya gempa bumi

Kebanyakan gempa bumi disebabkan dari pelepasan energi yang dihasilkan oleh tekanan yang dilakukan oleh lempengan yang bergerak. Semakin lama tekanan itu kian membesar dan akhirnya mencapai pada keadaan dimana tekanan tersebut tidak dapat ditahan lagi oleh pinggiran lempengan. Pada saat itulah gempa bumi akan terjadi.

Gempa bumi biasanya terjadi di perbatasan lempengan lempengan tersebut. Gempa bumi yang paling parah biasanya terjadi di perbatasan lempengan kompresional dan translasional. Gempa bumi fokus dalam kemungkinan besar terjadi karena materi lapisan litosfer yang terjepit kedalam mengalami transisi fase pada kedalaman lebih dari 600 km.

Beberapa gempa bumi lain juga dapat terjadi karena pergerakan magma di dalam gunung berapi. Gempa bumi seperti itu dapat menjadi gejala akan terjadinya letusan gunung berapi. Beberapa gempa bumi (jarang namun) juga terjadi karena menumpuknya massa air yang sangat besar di balik dam, seperti Dam Karibia di Zambia, Afrika. Sebagian lagi (jarang juga) juga dapat terjadi karena injeksi atau akstraksi cairan dari/ke dalam bumi (contoh. pada beberapa pembangkit listrik tenaga panas bumi dan di Rocky Mountain Arsenal. Terakhir, gempa juga dapat terjadi dari peledakan bahan peledak. Hal ini dapat membuat para ilmuwan memonitor tes rahasia senjata nuklir yang dilakukan pemerintah. Gempa bumi yang disebabkan oleh manusia seperti ini dinamakan juga seismisitas terinduksi.

Sumber : http://harunjaya33.wordpress.com/2011/07/26/tipe-gempa-bumi/#more-1054

Momen Inersia Segitiga


gambar_19527_image001Menghitung Momen Inersia Segitiga
Setelah membahas perhitungan momen inersia bentuk persegi, kali ini kita akan coba hitung sendiri momen inersia segitiga, soalnya bentuk ini juga merupakan bentuk geometri dasar yang banyak digunakan.
Khusus untuk structural engineering, bentuk penampang segitiga mungkin sangat jarang digunakan untuk dijadikan penampang elemen struktur. Bentuk trapesium sendiri bisa dikatakan gabungan dari lebih dari satu penampang persegi dan atau penampang segitiga.
Trapesium sebagai bentuk gabungan segitiga-segitiga
Penampang balok jembatan biasanya paling banyak menggunakan bentuk-bentuk gabungan persegi dan segitiga.
Penampang balok girder jembatan
Sementara bentuk segitiga terpancung, bisa kita lihat pada salah satu pondasi tipe minipile (pondasi tiang pancang yang ukurannya penampangnya relatif kecil).

Pondasi minipile penampang segitiga

Momen Inersia Segitiga
Bentuk dasar segitiga secara umum bisa digambarkan sebagai segitiga siku-siku. Bentuk-bentuk segitiga yang lain bisa diturunkan dari penggabungan atau pengurangan dua atau lebih segitiga siku-siku.
gambar_19527_image002
Kembali ke bentuk dasar, segitiga siku-siku dapat dikatakan mempunyai dua variabel utama, panjang alas  b , dan tinggi  h .
Ada dua cara menentukan persamaan momen inersia segitiga, yang pertama dengan cara menentukan momen inersia langsung di sumbu titik berat segitiga, dan yang kedua melalui transformasi momen inersia dari luar sumbu titik berat.
A. Cara I
gambar_19527_image005
Kami rasa kita tidak perlu bersusah payah mencari lokasi titik berat segitiga, soalnya sudah jadi rahasia umum kalau titik berat segitiga selalu berada pada sepertiga lebar alas dan sepertiga tinggi.
Kita akan menentukan formula momen inersia terhadap sumbu x ( I_{xx} ).
Selanjutnya kita ikuti prosedur di bawah:
  1. Tentukan lokasi garis berat sejajar sumbu x.
  2. Buat elemen  dA  pada jarak tertentu dari sumbu x, katakanlah jaraknya adalah  y . Elemen  dA  tersebut mempunyai lebar  b_y dan tinggi  dy
    gambar_19527_image006
  3.  dA = b_y dy
  4. Besarnya  b_y  berbeda-beda untuk setiap nilai  y .
    Jika  y = - \dfrac{h}{3} , maka  b_{y=\frac{-h}{3}} = b .
    Jika  y = \dfrac{2h}{3} , maka  b_{y=\frac{2h}{3}} = 0 .
    Sehingga bisa dituliskan,
     \begin{array}{rl} \dfrac{b_y - b}{0 - b} &= \dfrac{y - \frac{-h}{3}}{\frac{2h}{3} - \frac{-h}{3}} \\ \\ b_y &= b - b \big( \dfrac{y + \frac{h}{3}}{h} \big) \\ \\  &= b - \dfrac{by}{h} - \dfrac{b}{3} \\\\ b_y &= b ( \dfrac23 - \dfrac{y}{h}) \end{array}
  5. Momen inersia  I_{xx}
     \begin{array}{rl} I_{xx} &= \int_{\tfrac{-h}{3}}^{\tfrac{2h}{3}} y^2 \, \text{d}A \\\\ &= \int_{\tfrac{-h}{3}}^{\tfrac{2h}{3}} y^2 b_y \, \text{d}y \\\\ &= \int_{\tfrac{-h}{3}}^{\tfrac{2h}{3}} y^2 b \big( \dfrac23 - \dfrac{y}{h} \big) \text{d}y \\\\ &= \int_{\tfrac{-h}{3}}^{\tfrac{2h}{3}} \dfrac{2b}{3}y^2 - \dfrac{b}{h} y^3 \text{d}y \\\\ &= \dfrac{2b}{9}y^3 - \dfrac{b}{4h} y^4 \bigg|_{\tfrac{-h}{3}}^{\tfrac{2h}{3}} \\\\ &= \dfrac{2b}{9} \bigg( \big( \dfrac{2h}{3} \big)^3-\big(\dfrac{-h}{3} \big)^3 \bigg) - \dfrac{b}{4h} \bigg( \big( \dfrac{2h}{3} \big)^4 - \big(\dfrac{-h}{3}\big)^4 \bigg) \\\\ &= \dfrac{2b}{9} \big( \dfrac{8h^3}{27} + \dfrac{h^3}{27} \big) - \dfrac{b}{4h} \big( \dfrac{16h^4}{81} - \dfrac{h^4}{81} \big) \\\\ &= \dfrac{2bh^3}{27} - \dfrac{5bh^3}{108} \\\\ I_{xx} &= \dfrac{bh^3}{36} \end{array}
Jadi, momen inersia segitiga terhadap garis beratnya adalah  I_{xx} = \dfrac{bh^3}{36}
B. Cara II
Cara kedua ini relatif lebih mudah daripada cara yang pertama. Jika cara pertama menggunakan garis berat sebagai sumbu acuan, kali ini kita akan menggunakan alas segitiga sebagai sumbu acuan.
gambar_19527_image007
Kita hitung dulu momen inersia terhadap alas segitiga di atas.
  1. Prosedurnya hampir sama dengan cara I, namun yang membedakan adalah batas atas dan batas bawah pengintegralan. Pada cara yang kedua ini, batas atasnya adalah  y = h , dan batas bawahnya adalah  y = 0 .
  2. Menentukan  b_y .
     b_y = b-\dfrac{b}{h}y
  3. Hitung momen inersia  I_{x}
     \begin{array}{rl} I_x &= \int_0^h y^2 \, \text{d}A \\\\ &= \int_0^h y^2 b_y \, \text{d}y \\\\ &= \int_0^h y^2 \big(b-\dfrac{b}{h}y\big) \, \text{d}y \\\\ &= \int_0^h by^2-\dfrac{b}{h}y^3 \\\\ &= \dfrac{b}{3}y^3 - \dfrac{b}{4h}y^4 \bigg|_0^h \\\\  &= \dfrac{bh^3}{3} - \dfrac{bh^3}{4} \\\\ I_x &= \dfrac{bh^3}{12} \end{array}
  4. Momen inersia di atas bukan momen inersia terhadap sumbu penampang. Jika ingin menentukan momen inersia pada sumbu penampang,  I_{xx} , maka kita gunakan formula transformasi momen inersia:
     I_x = I_{xx} + A\bar{y}^2 , dimana  \bar{y} = \frac{h}{3}
  5. Menghitung momen inersia terhadap sumbu netral:
     \begin{array}{rl} I_x &= I_{xx} + A\bar{y}^2 \\\\ \dfrac{bh^3}{12} &= I_{xx} + \big( \dfrac{bh}{2} \big) \big( \dfrac{h}{3} \big)^2 \\\\ I_{xx} &= \dfrac{bh^3}{12} - \dfrac{bh^3}{18} \\\\ I_{xx} &= \dfrac{bh^3}{36} \end{array}
So,.. kesimpulannya.. untuk segitiga,  I_{xx} = \dfrac{bh^3}{36} .[]