Teknik Panning Dalam Fotografi

Apa itu Teknik Panning?

Panning merupakan pergerakan horisontal dari sebuah kamera ketika merekam sebuah obyek yang sedang bergerak, ketika melakukan teknik ini berarti Sobat menggerakkan kamera secara sinkron terhadap subyek, bingung? sebenarnya tidak sesulit apa yang kalian dengar. Coba gelengkan kepala seperti saat bilang “Tidak”!, nah tapi lakukan hanya separuh jalan, seperti melihat seekor harimau yang sedang lewat di depan kalian. Kamera kalian harus mengikuti gerakan subyek untuk melakukan teknik panning, dan tentu juga kecepatan serta arah harus dilakukan sesempurna mungkin.
Sunset Boulevard

Apa Gunanya Teknik Panning?

Panning bisa mewakili atau menunjukkan sebuah pergerakan, menciptakan feel gerakan serta kecepatan tanpa mengaburkan subyek seperti yang terjadi pada teknik Slow Shutter Speed. Lihat contoh dibawah ini, dimana gambar pertama adalah contoh panning, perhatikan bahwa subyek masih terasa jelas dan tajam, tetapi elemen diluar itu terlihat blur dan memperlihatkan gerakan dari subyek utama. Gambar ini bisa dibuat menggunakan teknik Panning.

Red Lady

Sekarang lihat gambar kedua. Gambar ini merupakan contoh dari teknik Slow Shutter Speed atau Shutter Speed lambat. Panning juga menggunakan shutter speed lambat tetapi tanpa menggerakkan atau memutar kamera. Semua elemen yang ada di dalam foto terlihat blur, ini dikarenakan oleh posisi kamera yang statis.

Shutter Speed Train ColourPop

Tips melakukan Panning

  1. Panning memerlukan tangan yang stabil, dan juga tentu shutter speed lambat – Shutter speed yang diperlukan sebenarnya sangat tergantung pada kecepatan subyek itu sendiri, tetapi pada umumnya bisa pada kecepatan 1/200 atau lebih lambat. Gunakan 1/200 jika subyek bergerak cukup cepat, seperti pada mobil yang ngebut, atau di sirkuit balap, atau juga bisa bahkan menggunakan 1/40 detik pada orang yang sedang jogging.
  2. Ingatlah bahwa semakin cepat shutter speed maka akan lebih mudah menghasilkan subyek yang tajam dan terfokus – ketika mempelajari teknik panning, hendaknya jangan menggunakan shutter speed yang terlampau lambat, gunakan sampai dirasa cukup lambat untuk menunjukkan sedikit pergerakan.
  3. Pastikan subyek tetap pada porsi frame yang sama pada saat memotret. Hal ini bisa memastikan subyek tetap tajam
  4. Ingat juga bahwa semakin cepat subyek bergerak maka semakin sulit teknik panning dilakukan.Point ini berhubungan dengan no:3 dimana sulit untuk menjaga subyek tetap berada pada porsi yang sama di dalam frame pada saat memotret, jika subyek bergerak lebih cepat dari kemampuan kalian mengikutinya dengan kamera. Jadi untuk latihan, carilah subyek yang bergerak sedikit lambat, dan kemudian carilah subyek lain yang memiliki gerakan lebih cepat.
  5. Coba terus!!🙂

 

Sumber

3 Comments

  1. Pingback: 20 Tips Singkat Fotografi | sir.Herdiansyah

  2. Pingback: Panduan Shutter Speed Untuk Pemula | sir.Herdiansyah

  3. Pingback: 10 Foto Panning Sebagai Inspirasi Pembangkit Imajinasi | sir.Herdiansyah

Leave a comment

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s