Garis Vertikal Dalam Fotografi

Garis vertikal dalam fotografi bisa memiliki pesan tersendiri jika digunakan dengan benar. Garis vertikal bisa dikatakan memiliki kemampuan untuk bercerita perihal sense atau suasana hati yang berbeda dalam sebuah frame foto, mulai dari kekuatan serta kekuasaan sampai ke pertumbuhan. Coba Sobat melihat pada gedung pencakar langit yang kokoh membelah langit biru, atau sebuah pohon yang tumbuh dari tahun ke tahun.

 

Vertical Lines
Photo By: phillj10
 
Seperti pada garis horisontal pada sebuah foto yang ditekankan dengan pemotretan dengan posisi kamera yang horisontal pula, garis vertikal pun berlaku ‘aturan’ yang sama. Cobalah sobat untuk memotret sebuah garis vertikal dengan format vertikal pula (cara memegang kamera portrait atau framing vertikal), dengan cara ini, maka secara tidak sadar kalian bisa memperpanjang subyek vertikal dengan penekanan pada tinggi garis tersebut.
Sobat sesekali bisa mencoba untuk melanggar ‘aturan’ tersebut dengan melakukan framing horisontal pada garis-garis vertikal, dengan demikian akan memberikan arti bahwa foto kalian terkesan tidak dapat menampungnya. Hal tersebut cukup efektif pada garis vertikal yang tebal dan kuat.
Satu hal yang pentung untuk diingat adalah selalu mencoba agar garis vertikal tetap sejajar seiringan dengan sisi gambar, tetapi hal ini tidak akan selalu memungkinkan jika kalian memotret pada obyek yang meruncing di bagian atas. Rule of Thirds bisa diberlakukan ketika memotret garis vertikal, terutama ketika kalian memotret garis vertikal yang memiliki karakter yang sangat kuat. Penempatan garis tepat ditengah-tengah foto tentu secara otomatis akan membagi foto kalian menjadi separuh dan terkesan akan terpotong. Garis vertikal bisa memberikan dampak yang dramatis atau malah membuat foto kalian tampak terbagi.

Perhatikan pola pengulangan garis vertikal dalam foto kalian, karena mereka bisa menghasilkan dampak yang luar biasa, terutama jika mereka memiliki kontras dengan bentuk subyek yang lain atau garis dengan arah yang berbeda.

Sumber

Leave a comment

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s