Fungsi Metering Di Kamera

Apa Sih Fungsi Metering Di Kamera?

Pengguna kamera di era fotografi digital saat ini memiliki kemudahan dalam memilih dan merubah mode metering, metering bisa dikatakan adalah bagaimana kamera mengukur kecerahan subyek. Pengaturan metering bekerja dengan cara menilai atau menaksir jumlah cahaya yang tersedia ketika pemotretan dan kemudian menyesuaikan exposure, tetapi terkadang kamera ketika menggunakan mode Program, Shutter Priority atau bahkan Aperture Priority tidak cukup pandai untuk mendapatkan exposure yang tepat. Hal ini bisa diatasi dengan kemampuan fotografer untuk membuat penyesuaian secara manual pada mode metering yang ada di kamera.
Evaluative Metering (kamera Canon), atau Evaluative/Matrix Metering (Nikon). Ini adalah pengaturan default pada kebanyakan kamera. Kamera memilih metering secara otomatis yang sesuai dengan adegan serta subyek pemotretan. Seluruh gambar atau adegan yang ada di viewfinder digunakan untuk menilai matering yang tepat untuk digunakan. Gambar dibawah ini adalah pengaturan yang digunakan ketika Sobat tidak yakin mode apa yang dibutuhkan oleh sebuah adegan atau gambar yang akan dipotret.

 

evaluativemetering

 

Partial Metering (Canon), atau Spot Metering (Nikon) – Tipe metering ini sangat membantu pada saat memotret subyek dalam kondisi back-lit. Metering dititik beratkan di pusat gambar, dan berukuran sangat kecil pada frame. Gunakan mode ini ketika sobat memiliki area tertentu (spesifik) dalam frame yang ingin diukur exposurenya.

 

partialmetering

 

Center-Weighted Average Metering (Canon), atau Center-Weighted Metering (Nikon) – Pengaturan metering ini memprioritaskan di area tengah frame atau foto, tetapi juga mengambil porsi disekitar titik tersebut sebagai pertimbangan. Metering ini pada dasarnya berada diantara Evaluative dan Partial Metering. Gunakan pengaturan metering ini ketika subyek berada ditengah-tengah frame atau foto dan terexpose secara sempurna, sehingga subyek tidak memiliki dampak dari exposure bagian background.

 

centerweightedmetering

 

Perbedaan exposure dari gambar-gambar diatas mungkin terlihat sedikit, tetapi pada contoh Metering partial bisa dikatakan telah mencapai keseimbangan cahaya dan exposure yang paling tepat, karena benda tersebut terkena cahaya dari belakang, dan mengukur exposure dari pusat obyek menggunakan partial metering merupakan keputusan paling tepat.

 

Sumber

Leave a comment

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s