8 Tips Fotografi Travelling

Anda mungkin menyadari bahwa seringkali foto-foto liburan dari kerabat atau rekan Anda tampak hampir sama dengan kartu pos yang dengan mudah-nya dibeli di bandara ketika mereka dalam perjalanan pulang. Hal ini merupakan suatu hal yang umum, dimana ketika berlibur mereka selalu berusaha mendapatkan gambar atau foto dari tempat-tempat yang sudah menjadi ikon di mana mereka berlibur.
Can You Call It Victory If You Win A War? – Siegessäule Berlin
Ingat kembali liburan terakhir, Apa yang paling Anda ingat? Sebuah pemandangan yang banyak diketahui orang lain? Atau warna-warni pasar tradisional, roti – roti segar di jendela toko, orang-orang yang lagi duduk bersantai di teras kafe, para pedagang kaki lima serta pengamen jalanan serta bau jalanan basah terguyur air hujan?
Anda harus berpikir “diluar kartu pos” ketika menikmati liburan atau perjalanan berikutnya dan ciptakan foto-foto ikon, cerita, serta kenangan Anda sendiri. Berikut ini adalah beberapa tips fotografi yang bisa membantu Anda untuk melakukannya.
  1. Sertakan rambu petunjuk atau tanda di dalam foto Anda. Nama dan harga buah-buahan serta sayuran di pasar tradisional yang tertulis dalam bahasa lokal, tanda – tanda toko yang terpajang dengan kreatif, kotak koran lokal, atau bisa juga penunjuk arah yang ada di jalanan akan benar-benar memberikan kesan foto Anda lebih hidup.
  2. Sertakan penduduk lokal di dalam frame Anda. Cobalah untuk mengambil foto yang menyertakan penduduk lokal dibandingkan turis yang sedang menikmati liburan seperti Anda. Orang yang sedang membeli harian pagi, memilih bunga di pasar tradisional, orang yang sedang menikmati kopi di teras atau aktivitas jalan – jalan sore ditemani dengan peliharaan mereka. Pilihlah tempat dan sabarlah menunggu jika Anda sempat untuk melakukan street-photography. Beberapa hal menarik akan terjadi dan pastinya sebuah cerita akan hadir di dalam frame Anda, dan yang harus diingat adalah bahwa elemen manusia selalu bisa menambah daya tarik dalam foto-foto Anda
  3. Buatlah foto cerita berseri dengan menggunakan beberapa frame. Mulailah melakukan set panggung dengan mengambil foto pasar atau toko barang antik dalam wide-angle, lalu kemudian ambil foto beberapa barang-barang yang dijual secara close-up, orang-orang yang sedang bertransaksi, anak-anak yang tertawa, orang tua yang sedang merokok. Pemandangan tersebut akan menjadikan foto-foto traveling Anda akan lebih unik dan memiliki kenangan. Foto-foto tersebut juga akan menarik ketika dipajang di tembok-tembok rumah Anda.
  4. Hindari foto-foto keluarga di depan sebuah pemandangan yang terkesan membosankan. Ambillah foto anggota keluarga Anda yang sedang makan di ujung jalan atau istri Anda yang sedang bermain bola dengan anak-anak penduduk lokal. Foto-foto tersebut akan memberikan passion dan nuansa tersendiri dalam jangka waktu yang lama. Cerita perjalanan Anda akan terekam dalam sebuah kenangan yang terasa begitu menyenangkan, dan menciptakan senyuman setiap kali Anda membuka album photo tersebut.
  5. Menolak untuk mengambil gambar yang sama seperti pada kebanyakan kartu pos. Ketika Anda mengunjungi tempat wisata yang sudah terkenal seperti menara Eifel, cobalah untuk memotret dengen prespektif yang berbeda. Ambil gambar struktur menara secara close-up. Rekam gambar pola-pola dari menara secara berulang. Cobalah lebih kreatif dan berceritalah! Mengambil banyak gambar arsitektur akan memberikan warna tersendiri dari tempat-tempat wisata tersebut.
  6. Latihlah kemampuan food-photography Anda di restoran lokal. Pesanlah sebuah meja yang berada dekat dengan jendela di restoran itu, matikan flash, dan kemudian ambil gambar-gambar makanan lokal, dan pastinya selamat menikmati makanan tersebut sedudahnya.
  7. Pilihlah satu atau dua tema setiap harinya. Hal ini akan membantu Anda agar lebih fokus, dan Anda tidak akan merasa kerepotan dengan mencoba selalu mengambil gambar sepanjang hari. Bebaskan diri Anda dalam memilih tema foto setiap harinya, tergantung apa yang menarik menurut Anda. Ini adalah aktifitas travelling Anda, jika Anda memotret detail arsitektural di Roma dan suasana jalanan di sana telah manarik perhatian Anda, maka jangan ragu untuk beralih tema dan turun ke jalan dengan lensa Anda. Poinnya Adalah ketika Anda mengeksplorasi sebuah tempat yang baru, tidak mungkin menyerap semua informasi hanya dalam satu hari, lagipula jika Anda terlalu memaksakan maka Anda akan berakhir dengan foto-foto yang membosankan.
  8. Berusaha semaksimal mungkin meminimalkan penggunaan gear kamera. Anda cukup membawa satu kamera dan satu lensa karena gambar yang sempurna kadang akan terjadi ketika Anda sedang mengganti lensa, dan bisa dipastikan Anda akan menyesal telah melewatkannya. Setiap kali anda mengganti lensa di luar ruangan, resiko debu untuk masuk kedalam sensor Anda akan semakin besar, dan jika Anda mengikuti saran kami, Anda tidak akan membawa pembersih sensor yang memilki sifat mudah terbakar. Selalu ingat akan kekuatan batas. Anda ingin pergi travelling dengan beban yang ringan, dan gunakan hanya lensa 50mm sepanjang hari? Anda memiliki Dua kaki yang bisa menggantikan fasilitas zoom yang ada di kamera.

 

Sumber

Leave a comment

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s